Monday, November 2, 2015

dikejar deadline?? ,... TRIK BERFIKIR LEBIH JERNIH DAN POSITIF HANYA DALAM 2 MENIT

Image result for Orang kerja
Saat Anda dikejar deadline, masalah-masalah yang tak ada habisnya, atau terjebak dalam situasi sulit, menenangkan pikiran adalah langkah pertama dan terpenting untuk bisa mengambil kendali.
Ada sebuah teknik yang dipercaya bisa membantu Anda merasa jauh lebih rileks, sehingga dapat berpikir jernih di tengah kekacauan itu, yaitu ambillah napas panjang lalu hembuskan.
Mungkin terdengar klise, sebab Anda tak benar-benar merasakan efeknya selama ini. Namun menurut Andrew Weil, MD, pendiri dan direktur Arizona Center for Integrative Medicine, menarik napas panjang dengan tepat sangat ampuh untuk menurunkan tekanan darah dan detak jantung, membuat suasana hati jauh lebih tenang, sehingga bisa membantu Anda berpikir lebih jernih dan positif hanya dalam 2 menit. “Bila Anda tak merasakan manfaatnya, mungkin Anda salah melakukannya.”
Andrew menyarankan Anda untuk melakukan teknik pernafasan “4-7-8”. Caranya, tutup mulut Anda dan tarik napas melalui hidung selama 4 hitungan. Lalu tahan napas selama 7 hitungan. Kemudian buang napas selama 8 hitungan. Ulangi kegiatan ini setidaknya 3 kali, bila memungkinkan tutuplah mata Anda untuk bisa merasakan ketenangan lebih.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Christina Vestergaard, MD, MPH, pulmonologist di Massachusetts General Hospital. Menurutnya, mengambil napas secara penuh mampu menekan syaraf-syaraf yang berhubungan dengan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga dapat membantu tubuh untuk merasa lebih rileks.
Di samping, membuat seseorang fokus ke dirinya sendiri dan mampu melupakan hal-hal di sekitar dalam sejenak. Sehingga, otak memiliki kesempatan untuk beristirahat.
Tak hanya saat mengambil napas, menahan napas pun mampu memberikan sensasi santai bagi tubuh. Saat Anda menahan napas, tubuh akan meningkatkan karbon dioksida dalam aliran darah yang mampu merenggangkan pembuluh darah. Sehingga, Anda bisa terhindar dari kasus kepala pusing saat banyak pikiran.
Bahkan, banyak orang yang tak sadar kalau mereka sering menahan napas kala menonton adegan paling seru di film favorit. Itu bisa menjadi cara untuk membantu otak dalam mengurangi stres.


(kompas.com)(Intisari-Onlie.com)

Pekerjaan yang kebanyakan Nikah karena Cinlok Seprofesi


Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pembauran antara pekerjaan dan percintaan bukanlah hal yang mustahil. Salah satunya dengan menjalin asmara dengan rekan kerja, tentunya di jenis pekerjaan tertentu yang memungkinkan karyawannya menikah dengan rekan seprofesi.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pembauran antara pekerjaan dan percintaan bukanlah hal yang mustahil. Salah satunya dengan menjalin asmara dengan rekan kerja, tentunya di jenis pekerjaan tertentu yang memungkinkan karyawannya menikah dengan rekan seprofesi.
Priceonomics, sebuah perusahaan analisis data berbasis di San Francisco, menganalisis data dari Biro Sensus Amerika Serikat untuk menentukan profesi yang lebih mungkin untuk membuat pernikahan sesama profesi.
Data dari 40 juta pasangan menikah tersebut menunjukkan bahwa "pengacara, petani dan mereka yang bekerja di bidang pendidikan yang paling mungkin untuk menikah dengan rekan seprofesi," tutur Dan Kopf dari Priceonomics. Sedangkan "penambang, pekerja konstruksi dan orang-orang di bidang keuangan" adalah yang paling tidak mungkin untuk menikah dengan rekan seprofesi.
Mengapa bisa demikian? The Washington Post mengatakan ada hubungannya dengan keragaman dalam profesi tertentu, yang terkait dengan geografi dan rasio jenis kelamin. Misalnya, orang di peternakan, perikanan, dan kehutanan paling mungkin untuk menikah dengan orang dari pekerjaan yang sama karena "ini adalah industri yang berpusat di masyarakat pedesaan, di mana ada campuran kurang beragam dari pekerjaan. "
Demikian juga, profesional yang memegang pekerjaan di industri yang lebih bias gender (misalnya konstruksi untuk pria, perawatan pribadi dan penampilan untuk wanita) yang menyulitkan untuk menemukan lawan jenis dalam industri mereka.
Industri yang memiliki jender yang lebih seimbang cenderung berada di posisi teratas dalam daftar pekerjaan yang memungkinkan pernikahan antar rekan seprofesi. Sebagai contoh, rasio jenis kelamin untuk pekerjaan penjualan (ketiga dari daftar di atas) hampir 50/50 untuk pria dan wanita, yang membuat pertemuan sebuah pasangan lawan jenis dengan pekerjaan yang sama lebih mungkin.
(payscale.com)(Intisari-Online.com)

ANAK ANDA JADIKAN TANGISAN SEBAGAI SENJATA MEMINTA SESUATU????,.......INI SOLUSINYA

Image result for anak manja
Menghadapi anak yang suka mengamuk dan menangis di depan umum, memang butuh kesabaran lebih, tapi para ibu harus cerdas dalam mengambil langkah paling bijak.
Beberapa orangtua mengambil jalan singkat dengan memberikan mainan atau gadget agar anak diam. Padahal, cara tersebut justru membuat anak menjadikan tangisan sebagai senjata mendapatkan hal yang diinginkan.
Jadi, para ibu disarankan agar jangan terbiasa melakukan hal yang demikian. Berikut ini kami uraikan beberapa cara terbaik untuk menenangkan saat anak sedang menangis dan mengamuk.

1. Biarkan anak menangis dan berbicara
Biarkan anak Anda menjelaskan alasan apa yang membuatnya menangis. Sebagai orang tua, penting mengetahui apa yang membuat anak Anda menjadi mudah emosional.
2. Dengarkan secara seksama
Jadilah pendengar yang baik saat anak bercerita mengenai hal yang membuatnya menangis, jangan memotong pembicarannya, meski Anda mungkin tak sabar mendengar kalimat si kecil yang kurang jelas.
Percayalah, mainan dan gadget tidak akan meredam emosi anak. Sebab, sebenarnya yang dibutuhkan anak adalah kehadiran orangtua dan komunikasi dua arah yang baik.
3. Hibur sang anak
Setelah mengetahui apa alasan anak menangis, hiburlah anak dengan memeluk atau membelai rambutnya. Hal ini dilakukan guna meredakan tangisan sang anak.
4. Berikan saran
Setelah mendengar dan memahami alasan si kecil menangis, ibu dan ayah biasakan diri untuk menenangkan sembari memberi jalan keluar untuk anak, bila nanti dia menghadapi hal yang membuatnya kesal di waktu mendatang.
(Silvita Agmasari/kompas.com) (Intisari-Online.com)

KEMACETAN DI NEGARA PRODUSEN MOBIL VS DI NEGARA KONSUMEN MOBIL























Agung Budi Santoso/tribunnews.com

Dengan padanya penduduk, Jepang juga harus mengalami macet, seperti halnya di Indonesia, khususnya Jakarta. Namun, ada beberapa situasi yang berbeda antara kemacetan di negara produsen kendaraan bermotor tersebut dengan di Indonesia yang tidak lain merupakan negara konsumen kendaraan bermotor.

Dengan padanya penduduk, Jepang juga harus mengalami macet, seperti halnya di Indonesia, khususnya Jakarta. Namun, ada beberapa situasi yang berbeda antara kemacetan di negara produsen kendaraan bermotor tersebut dengan di Indonesia yang tidak lain merupakan negara konsumen kendaraan bermotor.
Pada jam-jam tertentu, khususnya jam kerja dan jam sekolah, kota-kota di Jepang, khususnya Osaka, Nagoya dan Tokyo juga tak luput dari kemacetan di jalanan. Tapi, kemacetan jalanan di Jepang, amat beda jauh situasinya dibanding di Jakarta.
Kemacetan di jalanan Jakarta, selain karena padatnya kendaraan, juga tak disiplinnya pengemudi yang main serobot jalur pengemudi lain.
Sementara di Nagoya dan Tokyo, macet terjadi justru karena terlalu rapi dan tertibnya orang mengemudi.
Pengamatan Tribunnews.com yang berkesempatan ke Osaka, Nagoya hingga Tokyo atas undangan PT Toyota Astra Motor, jalanan di kota-kota Jepang sebenarnya sudah lebar-lebar.
Bahkan lebih lebar dari Jakarta. Volume kendaraan juga tidak sepadat di Jakarta.
Seandainya mobil-mobil di Jepang main serobot-serobot jalur orang seperti di Jakarta, bebaslah Osaka, Nagoya dan Tokyo dari kemacetan.
Sementara yang terjadi, mobil-mobil melaju begitu rapi berbaris, mengular panjang, nyaris tak ada yang menyalip.
"Jadi kadang, saking rapi dan tertibnya orang menyetir mobil di Jepang, itu sebenarnya, di satu sisi bagus, di sisi lain jadi masalah juga," kata Triyana Suharna, seorang pemandu wisata asal Indonesia yang sudah menetap di Jepang sejak 1999.
Triyana juga tak habis, bagaimana Jepang bisa tercipta kultur mengemudi yang sangat tertib dan rapi, biarpun tak setiap tempat ada polisi di pinggir jalan.
Perbedaan lain, macet di Jakarta membuat stres karena seringnya orang membunyikan klakson kalau sudah stres dengan lamanya macet.
Sementara di Jepang, tabu membunyikan klakson di kala macet, karena orang Jepang tak mau mengusik ketenangan pengemudi lain.
Macet tetap dinikmati, dirasakan, tanpa teriak-teriak pada pengemudi di depannya.
(Agung Budi Santoso/tribunnews.com)(Intisari-Online.com)

HASIL PENELITIAN : ORANG SINIS TERNYATA LEBIH KREATIF

Pernahkah kita disebut sebagai orang yang sinis oleh salah seorang rekan kerja? Tenang saja, penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Harvard Bussines School menemukan bahwa orang sinis dianggap lebih kreatif.
Dalam penelitian itu, para peneliti meminta kepada para koresponden untuk terlibat dalam sebuah percakapan di mana mereka harus menjadi sarkas alias sinis, tulus, dan netral. Dari situ kemudian dipetakan, dan para peneliti menemukan bahwa menyampaikan dan memahami sarkasme memicu lebih banyak tindakan kognitif, yang berarti lebih banyak kreativitas.
Salah saeorang peneliti, Francesca Gino, mengatakan: “Untuk membuat atau memecahkan sarkasme alias kesinisan, baik yang menyampaikan ataupun yang menerima, perlu untuk menguasai kontradiksi (yaitu jarak psikologis) antara makna literal dan aktual dari ekspresi sarkastis itu.”
Gino menambahkan bahwa sarkasme adalah proses yang mengaktifkan dan difasilitasi oleh abstraksi, yang pada gilirannya mendorong manusia untuk berpikir lebih kreatif. Menjadi sinis ternyata banyak manfaatnya.



(Intisari-Online.com)

SAAT MENGGODA CEWEK KENAKAN BAJU HITAM AKAN SEDIKIT MEMBANTU

Image result for laki baju hitam
Siapa sangka perempuan lebih gampang menyukai laki-laki berpakaian hitam. Penelitian yang dilakukan oleh ritel busa Buy T-Shirt Online membuktikan klaim tersebut. Tak hanya itu, busana warna hitam juga dianggap bisa meningkatkan kepercayaan diri.
Sebanyak seribu responde, terdiri atas 48% perempuan dan sisanya adalah laki-laki, menemukan bahwa sebanyak 66% koresponden perempuan setuju bahwa warna hitam adalah warna paling atraktif yang dikenakan oleh lawan jenisnya.
Sementara soal kepercayaan diri, sebanyak 45% dari seluruh responden menjawab bahwa mereka lebih percaya diri ketika menggunakan warna hitam, 35% menggunakan warna biru, 25% warna putih, warna hijau 18%, warna cokelat 15%, dan warna merah 12%.
Tak hanya itu, sebanyak 54% responden perempuan juga mengatakan bahwa mereka akan memilih warna merah untuk dikenakan saat kencan pertama supaya terlihat seksi dan menarik.
Para responden itu juga berpendapat bahwa warna merah dianggap cenderung mencerminkan sifat arogan, sementara warna merah muda, yang konon banyak digemari oleh para perempuan, dinilai sebagai warna yang kurang mencerminkan inteligensi. Benarkah demikian?
Lalu apa warna favorian kalian?




(intisari-online.com)

BAYI SUSAH TIDUR??,.... ini triknya

Image result for bayi tidur
Salah satu tantangan yang berat ketika baru memiliki bayi adalah menjaga tidurnya agar pulas dan tidak rewel. Tak sedikit orang tua yang berusaha menemukan pola tidur anak agar dapat tidur dengan mudah. Berikut ini adalah beberapa tips agar bayi tertidur pulas:
1. Buatlah ritual sebelum tidur, misalnya memberikan pijatan lembut selama 15 menit dengan minyak hangat yang aman bagi kulit bayi, mengayun bayi di tempat tidur, atau memberinya susu. Semua tindakan ini dapat menjadi alarm kepada bayi untuk tidur. Penelitian yang dilakukan oleh Touch Research Institute University of Miami School of Medicine menyebut bahwa dengan memberi pijatan dapat membuat bayi merasa nyaman, sehingga memberi stimulasi untuk tidur lebih cepat dan nyenyak.
2. Mengajarkan atau membiasakan jam tidur yang sama pada bayi. Dengan beberapa ritual yang disebut sebelumnya tadi, maka akan membuat bayi tidur lebih mudah dan pulas. Perkembangan otak bayi dapat dikatakan seperti computer yang bisa langsung merekam dan menyimpan berbagai data dan membuatnya menjadi sebuah pola.
3. Suasana kamar juga ternyata dapat memengaruhi kepulasan tidur bayi. Gunakanlah lampu yang membangkitkan nuansa nyaman dan memberi stimulasi untuk tidur.
4. Temani bayi tidur dengan meletakkan kepala bayi dekat dengan leher sang ayah dan berbicara secara perlahan. Bayi biasanya akan merasa lebih tenang dan nyaman karena suara berat laki-laki, sehingga akan lebih cepat tertidur.
5. Tips agar bayi tertidur pulas terakhir adalah pastikan popok si bayi dalam keadaan kering, sehingga tidurnya tidak terganggu. Tips tambahan gunakan krim khusus pada lipatan kulit bayi agar tidak iritasi.(Maria Immaculata R. A. & Antonius Sulistyo P. dalam “Menjaga Penampilan dan Kesehatan Perempuan”. Penerbit: Buku Kompas)(intisari-online.com)

MAU TAU CIRI-CIRI SUAMI YANG SUDAH NYAMAN HIDUP BERSAMA ANDA??...

Image result for suami istri
Hidup berumah tangga bukanlah perkara mudah bagi sejumlah pasangan. Pada beberapa pernikahan, kerap terjadi pihak suami masih merasa canggung dan jaga sikap saat bersama sang istri.
Tentunya, hal ini bukanlah situasi yang sehat dan hangat dalam sebuah rumah tangga. Pasalnya, banyak pakar konsultan pernikahan mengatakan bahwa pernikahan yang harmonis bisa dicapai ketika suami atau istri bisa menjadi diri sendiri.
Sebenarnya, apa sih ciri-ciri suami yang nyaman hidup berumah tangga bersama istrinya? Simak uraian yang dibeberkan oleh kolumnis asal Amerika Serikat, Aron Traister, berikut ini:

1. Tetap saling berbagi perhatian meski sedang bertengkar
Pertengkaran dan selisih pendapat dalam pernikahan merupakan hal yang wajar terjadi. Namun, ingat, selama pertengkaran tersebut tidak melukai prinsip dan harga diri, kata Traister, masih merupakan kondisi yang sehat.
“Suatu hari, saya dan istri mengalami perdebatan yang cukup sengit. Lalu, di tengah argumen tersebut, istri saya mengatakan bahwa kami perlu makan karena waktu sudah menunjukkan saatnya isi perut. Dulu, di awal pernikahan, kami akan terus bertengkar sampai ada yang mengalah. Sekarang, kami tersadar bahwa energi kami habis karena pertengkaran. Jadi, sehebat apa pun kami berselisih, kami pasti masih memberikan perhatian, sekecil apa pun itu,” urai Traister.

2. Tak ada lagi tuntutan untuk menjadi sempurna
Mengaku saja, meskipun sudah menjalani hubungan sekian lama lalu menikah, pasti Anda berdua masih sering menutupi kekurangan diri sendiri dari pasangan. Tenang saja, banyak pasangan menikah yang mengaku tetap menyimpan rahasia dari mata dan pendengaran pasangan.
Menurut Traister, jika istri dan suami masih menuntut kesempurnaan pada pasangan, ini berarti Anda berdua masih seperti menjalani cinta remaja yang jauh dari kebijakan dan kehangatan.
“Istriku adalah orang yang ceroboh, dia selalu meninggalkan barang-barang sembarangan, lalu hari berikutnya membuat satu rumah untuk mencari barang tersebut. Dulu, hal ini memicu pertengkaran. Sekarang, saya sadar bahwa saya juga memiliki kekurangan yang ditoleransi habis-habisan oleh istri saya,” jelasnya.
Kenyamanan dalam berumah tangga, menurut Traisten, terjadi ketika suami dan istri tak lagi mempermasalahkan kekurangan diri yang sulit diperbaiki dan menerima semua kesalahan sebagai kebenaran yang tidak terlalu benar.

3. Gaun tidur seksi itu tak lagi dikenakan oleh istri
Salah satu cara menghangatkan intimasi antarpasangan suami istri adalah kehidupan seks yang memuaskan masing-masing pihak. Ya, hal ini memang benar. Namun, jika memang sama-sama telah menerima pasangan, rasanya seks tak harus melulu menjadi prioritas utama.
“Suatu ketika saya sedang mencari sesuatu, hingga mencarinya ke laci pakaian dalam kami. Lalu, saya menemukan lingerie milik istri, saya berpikir, kapan kali terakhir dia mengenakannya. Sungguh saya tidak ingat. Saya merasa bangga. Istri saya tidak perlu harus mengenakan lingerie itu sebelum bercinta dengan saya,” imbuhnya.


(Annelis Brilian / www.tabloidnova.com)(intisari-online)